Resolusi 2010

December 28, 2009

Oke. 2010 sebentar lagi. Tepatnya tiga hari lagi.
Biasanya gw bikin resolusi tahun baru ketika ulang tahun, tapi berhubung ulang tahun kemarin belom bikin, mari kita pikirkan sekarang 😀

ABILITY

Gw gak suka tergantung sama orang lain, makanya gw lebih suka mandiri. Gw termasuk orang yang ‘pengen bisa’, dan ingin menjadi ‘serba-bisa’. Jadi di tahun 2010 ini gw ingin menambah kemampuan dan kecakapan gw.
1. Menjahit.
Bakat menjahit memang sudah turun-temurun di keluarga gw. Kakek gw penjahit, uwak gw juga penjahit. Nyokap gw? Jangan ditanya. Kebaya juga doi jahit sendiri. Makanya, dibekali dengan bakat yang moga2 mengalir juga di darah gw, dan mesin jahit Singer ala Jenny Humphrey yang gak pernah disentuh sama sekali sama nyokap, gw akan mulai kursus menjahit di bulan Januari. Didorong lagi dengan harga baju selangit di pulau dewata ini, gw semakin pengen bisa jahit baju sendiri.

2. Memasak kue2 dan masakan non-tradisional.
Hehehe, ini sih udah jadi resolusi dari jaman gw smp. Hahaha, abis nyokap gak suka keju dan susu, alhasil di rumah gak pernah tersaji masakan2 yang berbahan dua benda tadi. Dan lagi, selama ini dihambat juga karena ke-absen-an oven dengan pengatur suhu yang memadai. Selama ini Cuma pake oven tangkring tanpa pengatur suhu yang udah dari jaman batu kali ya. Konon nyokap pernah beli oven buat bikin pizza. Tapi dimanakah benda itu sekarang?? Mungkin gw akan mengawali tahun dengan menginventarisir alat2 memasak nyokap dulu, baru kemudian pelajarin resepnya. Butuh target. Baiklah,akhir Maret.

3. Fotografi.
Selama ini males belajar moto karena gw lebih suka difoto. Tapi pengen juga bisa punya hasil karya yang oke punya. Apalagi gw tinggal di Bali. “Di mana segala keindahan itu berkumpul dan menjadi keseharian” target : tengah tahun.

4. Bahasa Inggris, kelas conversation dan TOEFL preparation.
Bleh. Ini nih. Heran kenapa gw dulu ditarik ke Tim Debat Bahasa Inggris waktu SMA. Gw curiga jangan2 dulu setiap latian gw yang paling oon dan gak ada orang yang berani bilang ke gw?. Maafkan saya ya teman-teman TNDS, kemampuan bahasa Inggris gw entah kemana. Makanya, demi mensukseskan proses peraihan beasiswa ke luar negri, gw teramat sangat ingin lancar berbicara dengan bahasa Inggris. Aha, mungkin bisa dimulai dengan nonton film tanpa subtitle? Great. Les bahasa inggris? Setelah april deh. 😀

5. Nyetir! Omg.
SIM A gw habis tahun 2011!! Dan gw belom pernah nyetir dengan mulus sekalipun. Hahahaha, apa-apaan ini.. pokoknya tahun ini gw bener2 pengen bisa nyetir! Selama ini gw berasa gak punya kaki kalo mau kemana2 dengan transportasi umum kota Denpasar.. target : black tiger on May!

WORK

Hmm, bingung pengen apa di work. Seenggaknya gw pengen kerja serius selama tahun 2010 ini. Walaupun bekerja dengan ayah sendiri banyak problemnya, tapi gw harus tahan. Semua butuh proses, dan gw harap proses ini akan berjalan kea rah yang menyenangkan. Biar semangat, mungkin akan gw kaitkan dengan rencana travelling ke Thailand, jadi gw harus udah bisa nabung mulai tahun ini. Oh iya, gw juga ingin daftar sertifikasi IAI.

Gw juga ingin ikut sayembara di tahun ini. Gak harus menang. Tapi gw hanya ingin berpartisipasi dalam sebuah sayembara. Memang butuh kompor buat nyalain semangat bersaing gw!

Dannn, gw pengen mulai menyiapkan segala sesuatu untuk mendaftar beasiswa. Terima kasih untuk Danica Anastasia yang sudah menggugah minat saya untuk berperang meraih beasiswa. London, tunggu aku.

FUN

Yeah, yeah, yeah. Setelah bagian banting tulang cari duit, ini adalah bagian “cara menghabiskan”nya. Hahahah.
1. Never Ending Thailand.
Sebenernya ini masuk dalam my-lifetime-wish bersama dengan new beetle, London, dan rumah di Ubud. Hehehe.. semoga bisa terkabul di tahun ini. Ada yang ingin ikut jugaa??

2. Berwisata ke manapun selain Bali. Hahaha.
Sebenarnya agak2 menyesal sewaktu di Bandung gak memanfaatkan kesempatan. Sekarang mau kemana2 jadi tambah ongkosnya karena Bali jauh book!!!
Yuk ah, semoga tabungannya cukup. Tinggal orang2nya aja nih.

3. Menambah vocabulary pariwisata gw di Bali. Coba beri masukan, dan akan saya coba!

4. DVDplayer di kamar.

Sebenarnya udah bisa kebeli dari sekarang, tapi rasanya kurang bijak kalau menghabiskan uang tabungan tanpa tahu kapan bisa menabung lagi. Jadi segera setelah gaji pertama, gw bakal santroni itu toko elektronik 😀

BODY

Ahay.. apaan nih, body. Sedikit memalukan, tapi entah mengapa gw pengen banget punya lingkar pinggang di bawah 65 cm. hahahahahha.. resolusi yang cukup aneh dalam list ini tapi gakpapa lah ya. Semoga berhasil dengan :


  • 1. Sit-up 25 kali seminggu. Selama ini selalu gak komplit 7 hari. Selalu ada yang bolong T_T
    2. Berenang tiap minggu, seperti yang sudah dijalankan.
    3. Lari. Oh, I love running. Mulai tahun depan gw akan kembali lari di lapangan Renon. Track jogging di kompleks rumah membuat gw manja. Baru sebentar udah nyari rute pulang. Misi tersembunyi : apalagi kalo bukan celingak-celinguk nyari pria tampan berbodi atletis yang lagi olahraga?? Huahahahahahahahha.

    Udah. Udah segitu aja resolusinya. Sebenernya masih banyak yang dipengenin. Pengen punya temen, pengen punya pacar. Uuupsss.. 😛 tapi kalo itu masih belum tau gimana nargetinnya. Jadi sementara cuma berdoa dan berusaha aja 🙂 HAPPY NEW YEAR EVERYBODEEEHHH!!!

    Akuu Hanya Percaya.

    December 17, 2009

    Untuk pertama kali, kamu datang. Aku terkejut, tidak menyangka. Dan aku terima, aku terbawa.

    Lalu kamu pergi. Aku tak mengerti. aku sedih dalam ketidaktahuan. Dan mempertanyakan : apa dan mengapa?

    Aku berpindah, dan kamu pun beranjak. Aku masih bertanya.

    Aku mulai terjawab, tapi bukan atas pertanyaanku. Ini jawaban yang lain. Tapi aku terima. Seolah aku memang ada di sana untuk kau hantui. Oke, kau di sana aku di sini. Tapi mengapa semuanya memberikan benang merah? Sekali lagi aku bertanya.

    Aku tak bisa pergi jauh. Aku memang harus pulang. Jadi aku kembali sesekali. Aku senang, karena ternyata kau masih di tempatmu. Aku menghampiri.

    Kau datang lagi, kau balas menghampiri. Aku senang. Sembuh dari sakit yang kualami saat itu. Terima kasih. Lebih dari senang. Karena kita berjalan bersama.

    Tapi, tidak belajar dari pengalaman. Aku sedih lagi. Iya, karena kau pun pergi lagi. Dengan satu benang yang kau jalin. Itu melukaiku sungguh. Dan warnanya bukan merah menyenangkan. Merahnya berasal dari luka yang dalam.

    Seperti yang sudah bisa ditebak. Tentunya, kau kembali lagi. Kali ini semakin dekat, tapi tak bisa diraih. Terlalu maya. Kucoba tuk mengingat luka yang dulu, waspada terhadap sakitnya. Aku bisa. Tapi aku tidak bisa menyalahkan keadaan. Ketika sekali lagi aku butuh obat untuk berpaling. Kali ini, kita sebut : double hits combo.

    Temanku berkata, cinta datang sepaket dengan rasa sakitnya. Ketika kau menikmati sakitnya, maka kau berhak mendapatkan cintanya. Kupikir : apa salahnya? Toh selama ini aku sudah terbiasa. Tapi aku mencoba berhati-hati. Meminimalisir segala resiko yang mungkin.

    Sulit. Terutama dengan perhatian semanis-es-krim-mu itu. Aku sedikit tergelincir.

    Oh ya, tentu saja. Kau pergi lagi. Kau tidak pernah benar-benar ada untuk menangkapku ketika aku jatuh.

    Kini, aku hanya akan biasa saja. Aku kuat. Aku tidak butuh kamu untuk meraihku. Karena aku percaya, setelah sekian kali kau datang dan pergi, kau menghantuiku, ada rahasia Tuhan di sana.

    Aku tidak perlu menebak apa isinya, karena aku hanya percaya.