Akuu Hanya Percaya.

December 17, 2009

Untuk pertama kali, kamu datang. Aku terkejut, tidak menyangka. Dan aku terima, aku terbawa.

Lalu kamu pergi. Aku tak mengerti. aku sedih dalam ketidaktahuan. Dan mempertanyakan : apa dan mengapa?

Aku berpindah, dan kamu pun beranjak. Aku masih bertanya.

Aku mulai terjawab, tapi bukan atas pertanyaanku. Ini jawaban yang lain. Tapi aku terima. Seolah aku memang ada di sana untuk kau hantui. Oke, kau di sana aku di sini. Tapi mengapa semuanya memberikan benang merah? Sekali lagi aku bertanya.

Aku tak bisa pergi jauh. Aku memang harus pulang. Jadi aku kembali sesekali. Aku senang, karena ternyata kau masih di tempatmu. Aku menghampiri.

Kau datang lagi, kau balas menghampiri. Aku senang. Sembuh dari sakit yang kualami saat itu. Terima kasih. Lebih dari senang. Karena kita berjalan bersama.

Tapi, tidak belajar dari pengalaman. Aku sedih lagi. Iya, karena kau pun pergi lagi. Dengan satu benang yang kau jalin. Itu melukaiku sungguh. Dan warnanya bukan merah menyenangkan. Merahnya berasal dari luka yang dalam.

Seperti yang sudah bisa ditebak. Tentunya, kau kembali lagi. Kali ini semakin dekat, tapi tak bisa diraih. Terlalu maya. Kucoba tuk mengingat luka yang dulu, waspada terhadap sakitnya. Aku bisa. Tapi aku tidak bisa menyalahkan keadaan. Ketika sekali lagi aku butuh obat untuk berpaling. Kali ini, kita sebut : double hits combo.

Temanku berkata, cinta datang sepaket dengan rasa sakitnya. Ketika kau menikmati sakitnya, maka kau berhak mendapatkan cintanya. Kupikir : apa salahnya? Toh selama ini aku sudah terbiasa. Tapi aku mencoba berhati-hati. Meminimalisir segala resiko yang mungkin.

Sulit. Terutama dengan perhatian semanis-es-krim-mu itu. Aku sedikit tergelincir.

Oh ya, tentu saja. Kau pergi lagi. Kau tidak pernah benar-benar ada untuk menangkapku ketika aku jatuh.

Kini, aku hanya akan biasa saja. Aku kuat. Aku tidak butuh kamu untuk meraihku. Karena aku percaya, setelah sekian kali kau datang dan pergi, kau menghantuiku, ada rahasia Tuhan di sana.

Aku tidak perlu menebak apa isinya, karena aku hanya percaya.

MONDAY, OCTOBER 20, 2008

1ST DAY  : INTRODUCTION & SITE VISIT

Ini adalah hari pertama saya menjalani studio kolaboratif ini. Kami berkenalan dengan sepuluh mahasiswa dari ITS dan tiga mahasiswa dari Jerman. Seharusnya terdapat lima orang mahasiswa dari Jerman, akan tetapi dua orang dari mereka tertidur di hotel (?!!). acara ini dibuka oleh pak Widjaja yang berisi tentang penjelasan studio kolaboratif. Dan kemudian dilanjutkan dengan penjelasan tugas dari Dinas Tata Kota tentang tugas I yaitu Low cost housing. Sebenarnya ada dua site dengan dua tipologi yang berbeda yaitu low cost housing dan bandung cultural centre. Setelah acara penjelasan tugas dan perkenalan, kami melanjutkan dengan pembagian kelompok. Kelompok saya terdiri dari saya, Galuh dan Venny dari ITS, serta Max. pada acara perkenalan kelompok ini sejujurnya saya agak sedikit minder. Karena selain penguasaan bahasa Inggris yang lebih baik oleh mahasiswa ITS, mereka (dengan Max)sudah memperbincangkan tentang arsitek-arsitek kebanggaan masing-masing, juga berbicara tentang dunia arsitektur di luar sana. Saya jadi introspeksi, mungkin selama ini saya terlalu apatis terhadap perkembangan dunia arsitektur.

 Selanjutnya adalah kegiatan survey lapangan. Nampaknya mahasiswa dari ITS tidak dipersiapkan untuk acara ini, karena mereka agak kesulitan dengan kostum yang ada. Dan lagi mereka heran dengan persiapan kami menggunakan meteran untuk mengukur jalan dan sebagainya. Bagi mereka cukup hanya dengan meminta data gambar dari dinas tata kota tanpa mengecek ulang.

Setelah itu diadakan pengundian tugas, kami mendapatkan proyek Culutral Centre. Sebenarnya saya agak bingung dengan pemilihan tugas ini. Ada perbedaan yang sangat timpang dan “gak nyambung” pada tugas ini. Saya tidak tahu apa dasar pemilihan tugas ini, tetapi saya sangat merasa beruntung mendapatkan proyek Cultural Centre karena saya merasa lebih bebas dalam mendesain dan dapat mendesain dengan tema seperti yang dilakukan oleh teman-teman kami pada studio regular.  

 

 

 

TUESDAY, OCTOBER 21, 2008

2ND DAY  : LECTURES AND STUDIO WORK

Hari kedua dimulai dengan kuliah-kuliah yang diberikan oaleh para dosen. Kebanyakan membahas tentang perumahan kampung di Indonesia dan rumah susun. Prof. Gruber sempat menjelaskan tentang Museum dan auditorium. Setelah itu kami baru diberikan project brief’s untuk dapat mengerjakan tugas ini. Pada siang hari kami baru memulai untuk bekerja bersama kelompok. Dibuka dengan mebuat site analysis dan mencari potensi dan masalah dari site ini. Ternyata ada perbedaan kerangka berpikir dari mahasiswa Jerman. Kalau mereka mendapatkan project, setelah melakukan site analysis, mereka langsung membuat tema dan blok massa. Baru kemudian memasukkan fungsi-fungsi ke dalamnya. Namun untuk mahasiswa dari ITB dan ITS sangat mengikuti tahap-tahap dan metodologi perancangan. Butuh waktu untuk menentukan kami akan mengikuti jalan yang mana dan menyatukan system pengerjaan kami yang berbeda. Bahasa tidak terlalu jadi masalah walaupun itu membuat kami berpikir lebih keras bukan hanya memikirkan ide kami tapi juga bagaimana menyampaikan ide kami. It is easier when you just say what you want to say. Untunglah kami adalah mahasiswa arsitektur yang terbiasa berkomunikasi dengan gambar, jadi seringkali ketika kami tidak bisa menyampaikan ide kami menggunakan bahasa isyarat atau menggambarkannya.

Menurut saya, studio kolaboratif ini sangat memperkaya wawasan kami sebagai mahasiswa. Di luar tugas, kami sering studi banding tentang system dan keadaan kuliah arsitektur di masing-masing universitas. Hal itu selain memberikan gambaran juga memberikan motivasi untuk bisa lebih baik lagi. Namun, saya merasa waktu untuk pengerjaan tugas ini agak kurang tepat. Di mana kami harus mengejar mata kuliah lain dan ujian-ujian serta tugas-tugas yang biasa diberikan dosen ketika akan ujian. Sementara kami juga punya tanggung jawab kelompok dalam tugas-tugas tersebut. Belum lagi ketika mengerjakan studio ini kami tidak bisa pergi untuk mengurus kuliah dan tugas-tugas yang harus diselesaikan. Saran saya, studio kolaborasi ini sebaiknya tidak dilakukan pada “hi-season”nya mahasiswa karena dapat memberikan tekanan yang lebih berat dari hanya studio kolaboratif.


 

WEDNESDAY, OCTOBER 22, 2008

3RD DAY  : STUDIO WORK AND PRESENTATION

Pagi hari ketiga ini, kami harus mempersiapkan preview pertama dari tugas ini. Rencananya, kami akan menggabungkan konsep-konsep dan meilih tema untuk dikembangkan dan dilanjutkan setelah kuliah dari Prof. Gruber tentang meeting spaces dan exhibition.  Terdapat sedikit perbedaan sistem pengerjaan dengan yang biasa dikerjakan di studio. Biasanya, setelah saya membuat konsep, baru saya akan membuat desain yang cocok dengan konsep yang saya buat. Namun, kali ini, rupanya Max sudah memiliki konsep bentuk bangunan terlebih dahulu. Untuk menyatukan kedua system yang berbeda ini, akhirnya kami mengeluarkan tema-tema yang ada, baru memilih mana yang paling menjawab problem dan sesuai dengan konsep yang telah kami buat. Cara baru ini sangat menarik, kami jadi lebih bebas untuk “bermimpi” tentang bangunan yang akan kami buat. Dan setelah mendapatkan gambaran bangunan seperti apa yang akan kami buat, kami jadi lebih mudah untuk mengembangkannya. Hanya saja kami sedikit bingung, jika kami menetapkan tema di awal, dan sudah membuat bentuk bangunan yang akan dibuat, haruskah kami mebuat desain yang sama sampai akhir semester? Atau ini hanya seperti hari sketsa, yang pada tahap selanjutnya kami bekerja sendiri dengan pengembangan desain dari tema yang berbeda setiap individu??

Preview diadakan setelah makan siang. Pada preview ini, ternyata tidak semua dapat berbicara dalam bahasa Inggris yang baik (sedikit melegakan untuk saya) akan tetapi semua yang mereka katakan dapat kami mengerti karena ada slide powerpoint yang dapat dibaca, serta gambar-gambar. Saya rasa penggunaan power point sebagai media untuk presentasi sangat membantu. Sangat menghemat waktu dan efisien. Semua penjelasan, gambar, dan tulisan dapat dilihat dengan jelas. Dari preview ini, kami mendapat masukan yang cukup banyak tentang apa yang kami buat. Kebanyakan mengomentari tema dan ide kami tentang “pohon”.

OOT— Max sangat antusias ketika melihat desktop computer saya berisi banyak program-program software. Dia takjub mendengar bahwa saya bisa mendapatkan program bajakan tersebut hanya dengan tiga puluh ribu rupiah. Itu sangat bukan apa-apa baginya, dan dia sangat ingin belajar program-program seperti 3ds max dan autocad.  Padahal, saya yang bisa dengan mudah mendapatkan program tersebut, masih malas untuk belajar menguasai program tersebut dengan baik.

 

THURSDAY, OCTOBER 23, 2008

4TH DAY : STUDIO WORK TILL DROP

Setelah mendapat masukan cukup banyak dari preview kemarin, kini kami harus mengembangkan konsep dan tema yang telah kami buat ke dalam rancangan bangunannya. Pada awalnya, kami membagi tugas kepada masing-masing anggota kelompok agar semua keluaran dapat dihasilkan dalam waktu yang cukup. Ada yang mengerjakan maket, menggubah groundplan kasar, dan juga sketsa2 konsep. Saya mendapat tugas untuk mebuat maket bersama Westhi sementara Venny dan Galuh akan menggubah groundplan kasar dan Max membuat sketsa konsep. Menjelang siang, saya dan Westhi sudah menyelesaikan maket existing tanpa bangunannya. Sembari membantu membuat groundplan dan denah, Prof.Gruber dan dosen2 lainnya mendatangi setiap kelompok untuk memberikan asistensi. Kami mendapat arahan tentang bagaimana struktur yang akan kami gunakan pada rancangan “pohon” kami karena kolomnya memiliki bentuk yang acak dan tidak berdiri tegak lurus. Beliau juga mengomnetari cara kerja kami yang dirasa kurang menyatu dan juga maket kami yang terlihat “murah”. Saya jadi teringat bahwa di tingkat tiga pernah diberikan kuliah tentang membuat maket oleh Prof. Gruber. Entah mengapa saya terlupa akan kuliah tersebut. Barulah kemudian saya terdorong untuk membuat maket yang jauh lebih baik. Setelah itu, saya membuat detailed ground plan bersama Max dan kemudian duduk bersama sebagai sebuah kelompok. Kami memerlukan penyatuan ide-ide dan bekerja bersama sebagai kelompok agar masing2 individu dalam kelompok mengerti terhadap produk yang akan dihasilkan. Kegiatan pun dilanjutkan dengan mebuat potongan bangunan dan maket. Karena mendapat masukan tentang maket, kami berusaha mencari material untuk pembuatan maket agar dapat menyampaikan ide kami. Sangat sulit, karena standar maket yang digunakan sedikit berbeda dengan orang Jerman. Di sana, maket dibuat serapih dan sebaik mungkin, bahkan untuk maket studi. Jika arsitek tidak dapta menangani bahan maket dengan baik, bagaimana ia dapat menghandel material pada proyek nyata?

Kami bekerja lembur untuk menyelesaikan keluaran yang ditargetkan pada presentasi. Ketika sudah tidak mungkin untuk menggunakan ruangan studio lantai tiga, kami meminjam ruangan studio TA yang kebetulan sedang dipakai lembur juga. Pada sesi ini, kami sempat bertukar pikiran di luar tugas studio ini. Pekerjaan baru dihentikan total pada pukul setengah dua dini hari setelah sebelumnya anggota kelompok pulang satu persatu.

FRIDAY, OCTOBER 24, 2008

5TH DAY : SESSION FINALE…

Hari ini akan diadakan presentasi final dari workshop yang kami lakukan selama seminggu terakhir ini. Oleh karena itu, kami berusaha untuk menyelesaikan semua hal untuk presentasi nanti. Cukup panik karena banyak hal yang belum siap untuk dipresentasikan. Ground plan yang kami buat juga agak sulit tergambarkan dikarenakan bentuk bangunan kami yang irregular. Pada akhirnya kami sepakat untuk menyampaikan pada presentasi yaitu sampai kepada ide besarnya saja dan bagaimana penerapannya pada desain secara skematik. Karena tidak mungkin untuk membuat groundplan yang terukur dan terencana hanya dalam dua hari. Selain itu, hal yang membuat panic adalah kami melupakan keluaran berupa sitepla, sehingga gambar site plan baru dibuat pada menit-menit terakhir. Galuh, teman sekelompok saya dari ITS sangat mahir dalam meretouch gambar presentasi dengan Adobe Photoshop sehingga gambar menjadi lebih hidup dan menarik. Selain itu, Max, mahasiswa dari Jerman, juga sangat mahir dalam penggunaan software Photoshop. Ia bahakn bisa mebuat sebuah montage bangunan kami tanpa membuat 3Dnya di 3ds Max terlebih dahulu, langsung saja menggambar di photoshop. Memang pada akhirnya kami diberi tahu bahwa ia pernah bekerja di sebuah perusahaan yang memang teramat sangat mahir dalam penggunaan Adobe Photoshop. Gambar-gambar yang dihasilkan sangat baik dan terlihat seperti memang benar-benar berada pada site. Dari sini saya mengambil inspirasi untuk lebih memperdalam Photoshop sebagai sarana untuk menambah nilai presentasi gambar. Selain itu saya rasa hal ini kurang menjadi perhatian bagi mahasiswa studio perancangan di ITB  pada umumnya.

Kami dapat menyelesaikan presentasi tepat waktu dan memiliki waktu yang cukup untuk makan siang. Pada sisa waktu itu juga kami mendapatkan kabar gembira bahwa salah satu teman kami yaitu Max, berhasil ikut dalam suatu pameran furniture di negaranya berkat hasil desainnya pada acara itu. Nampaknya, Max ini adalah salah satu murid paling pintar karena selain ide-idenya yang luar biasa (kami ditunjukkan beberapa hasil karyanya di internet), juga memiliki kemampuan dan kemauan yang tinggi.

Presentasi berjalan lancar, kami mendapatkan masukan tentang ground plan dan system struktur pada tempat parkir basement. Jujur, saya melupakan konfigurasi kolom pada basement, padahal kolom yang kami pergunakan untuk desain ini diletakkan tanpa grid atau pola tertentu. Selain itu juga dipertanyakan tentang sirkulais dan aksesibilitas kaum diffable pada desain ini. Namun, lagi-lagi kami belum memikirkannya.

Akhir dari studio ini ditutup dengan foto-foto di amfiteater Arsitektur dan tukar menukar data. Studio ini telah memberikan banyak hal berharga dan wawasan pada saya dan teman-teman. Sebaiknya studio ini dialaksanakan secara rutin sehingga kita dapat mengalami kemajuan dalam sistem pendidikan kita. Hanya saja dalam pelaksanaannya mungkin perlu lebih memperhatikan jadwal mahasiswa di luar studio karena banyak mata kuliah di luar studio yang juga memberi pengaruh pada akademis siswa.

bahasa kerennya “emang hidup gue, studio doang??” hahahhahaa…

 

Hidup berdampingan

October 9, 2008

Pemikiran ini datang ketika gw jalan panas-panas ke kosan tadi siang.. di tengah jalan tepatnya di depan kosan seberang Wisma Indri (halah, ribet jelasinnya) ada air menggenang. semula gw pikir becek gara2 ujan, tapi ga ada ujan tuh siang itu. trus setelah gw perhatikan gw tau asal muasal itu genangan. dan betapa betenya gw waktu tau itu air ternyata berasal dari parkir kosan. rupanya ada yang abis cuci mobil trus airnya pada tumpah ruah ke jalanan. dan gw perhatikan lagi, memang ga ada selokan di depan kosan itu dan kosan di sebelahnya. gw lyat sih ada bekas grill penutup selokan gitu, tapi udah ditutup pake semen. kosan yang menumpahkan air itu malah tembok pagernya mepet gila sama batas jalan.gak pake upacara ala bu widi langsung aja tembok setinggi170cm. ckckckck. memang… kalo semua diitung pake duit.. gak pake mikir orang lain gimana, pengguna jalan gimana. semua pada mengkaryakan hak miliknya semaksimal mungkin. dan lagi, kosan itu dan kosan seblahnya (dipisahkan sama jalan), juga ga ada merespon tikungan. temboknya ya beneran siku2 90derajat. padahal kan sebenernya kalo di chamfer (ceileh, bahasa autoCAD) bisa mengurangi resiko disrempet mobil. lebih “ramah” juga gitu…

 

kalo kosan2 lain bersebrangan dengan kosan juga, kosan gw bersebrangan sama bagian belakang permukiman. tapi dari kompleks itu ada gang tembus ke jalan depan kosan gw. udah cukup lama jalan depan kosan gw diaspal. awalnya sih seneng, karena gak perlu melipir-melipir kalo lagi becek pas musim ujan. akan tetapi, karena kosan gw begitu baik memundurkan diri dari jalan, jadi jalan depannya lebih gede dari badan jalan yang lain, otomatis spacenya juga jadi lebih lega. kalo sore2 dijamin lo gak bisa tidur apalagi belajar karena banyak anak2 kecil dari kompleks permukiman tadi yang pada main di jalan gede depan kosan gw. bhaahh.. mana pas bulan puasa pada maen mrecon. buset. antara kaget, berisik, kesel, sekaligus ga bisa ngapa2in… sabar,, sabar…

belom selese sampe disitu.. kalo pulang malem lebih horor lagi. bukan karena suasananya spooky ato gimana.. tapi banyak emang-emang yang nongkrong trus suit2 kampungan. jhaahhh… mana kosan gw letaknya paling ujung diantara2 temen2 gw, jadilah gw selalu sendiri kalo lewat situ.. kalo udah gitu biasanya gw cuma jalan lempeng dengan pandangan mata lurus menatap masa depan cerah. hhehehe…

yah, namanya juga hidup berdampingan dengan orang lain. ya, ambil hikmahnya aja.. sebagai pelajaran hidup. halah..

btw,kok gw masi sempet2nya blogging??? tidur aja kurang? woy! pengumpulan di depan mata nak!!

sempet-sempetnya..

October 6, 2008

duh,, tugas bejibun belom ada yang selesai.. trus gw masi sempet2nya blogging.. nonton looney toonz.. ngrumpi.. masak2an.. bhah.. mau jadi apa dunia.. hape ngadat, ga ada pulsa pula..

dan yang paling buruk, gw ngantuk!!! >>___<<< apa efek brownies kadaluwarsa dua hari?? phfftt.. duuuhh, takut tugas2 gw ga selesaiii.. huaaaa…

gimana caranya bikin potongan supaya praktis di CAD?

*masi pengen baca the lovely bones ni.. huee..

!!

October 4, 2008

eh, ternyata tugas gw banyak banget yah?

bosen.

October 3, 2008

Huahauhauhau..

Ketiduran dari maghrib, baru bangun jam setengah sembilan. Setelah mengecewakan seseorang karena ga jadi pergi (tepat ketika dy sampe di depan pintu), tersadar makan terakhir adalah makan pagi.dan roti boy.. Sukses mengobrak-abrik persediaan di kulkas, dapet sosis dan chiken stick. Mayann.. kayanya gw udah kena maag nih.. perut sakit banget kalo telat makan. Perasaan dulu biasa aja kalo miss one meal. Sekarang perut udah kaya dipelintir rasanya.. bhah….

Tumben nyalain tv. Nonton empat mata eh ada si Jeng Kelin.. huaaa, lucu sekali diaa.. aku mau satu dong buat di rumah. Hihihi…. Browsing2 lagi eh ada film Indonesia.. yang main si Sissy Pricillia sama Nadia Saphira. And u know what? Gw baru tau itu Cintapuccino di dua puluh menit terakhir filmnya mau abis. Hahahahah…. Padahal jelas2 banyak lagu2nya d’Cinnamon sepanjang film. Hehehe, soalnya emang ga pernah nonton filmnya sih.. dulu Cuma baca novelnya pas pertama kali terbit… novelnya sih okey, yaa tipe2 chiklit Indonesia pas baru muncul gt si… trus gak kepengen nonton filmnya.. hyahahahaha.. pantesan kok syutingnya di Bandung.. kok kayanya pernah denger namanya Nimo… Kok kerja di distro juga… kok uda mau kawin.. kok ceritanya kayak tau… hahahah, ternyata itu cintapuccino sodara-sodara..

Tadi juga nonton Gossip Girl episode 5 di http://www.acakadut.com/videos/gossip%20girl%20season%202%20episode%205/ hahaha, abis gag bisa donlot di kampus.. jadi terpaksa nonton di situ. Keren abizz. Love Jenny in this episode. Dan entah mengapa karakter Blair yang manja dan childish sangat ditonjolkan di episode ini..  Fashion Week nya oke..  si Serena mantabs banget baju2nya.. huuuuu… padahal kan mereka masi sma… omg. Memang beda budaya kita.. hahaha… oya, sepanjang film gak ngeliat Nate sama Vanessa.. padahal kan si Nate dulunya termasuk di circle itu. Tapi memang lagi pada sibuk masing2 sih.. bapak ganteng, Rufus juga makin ganteng tenan… gelak, itu bapak umur sekian kok masih oke gila yaaa.. huaaa..

Waw.. uda mau Subuh aja.. hemm Saturday.. hayo berapa hari lagi menuju pengumpulan nak?? Paksa akuuuu!!!!

 

Things to do:

          Studio: still CAD n CAD

          Seminar: ganti judul?? Don’t think so… cari bahan!!

          Pra TA: program survey, mbak!

          Real Estate : omg! Gw baru inget kalo ada tugas.. yaiks..

          perKot : zzz.zzz….zz…zz

r3ad_me: astaga, malam sekali nak

r3ad_me: mau keluar dugem  ya ? 

Dessy Angga: ya gt de

Dessy Angga: mau ikut??

Dessy Angga: 

r3ad_me: salam buat DJ AMU ya

Dessy Angga: 

Dessy Angga: tadi gw nonton empat mata

Dessy Angga: ada si Jeng Kelin

r3ad_me: 

r3ad_me: itu resek abis

Dessy Angga: 

Dessy Angga: lucu !

Dessy Angga: ahahahahha

Dessy Angga: pengen punya satu di rumah

Dessy Angga: 

r3ad_me: XD

r3ad_me: idih

Dessy Angga: hhhaha

Dessy Angga: lucu tau rei

r3ad_me: XD ngapain loe, cie?!

r3ad_me: malam2

r3ad_me: KATAKAN YANG SEJUJURNYA

Dessy Angga: eheheh

Dessy Angga: baru bangun gw

Dessy Angga: seperti biasa

Dessy Angga: heheheh

Dessy Angga: tdr dari maghrib

r3ad_me: X_X

r3ad_me: kalong

r3ad_me: mau membasmi kejahatan ya ?

Dessy Angga: yoi..

Dessy Angga: mau bantuin betmen

r3ad_me: jangan-jangan. . .

r3ad_me: jangan-jangan . . .

r3ad_me: elo sebenernya adalah . . .

r3ad_me: adalah . . .

Dessy Angga: benchyoonnggg

Dessy Angga: 

r3ad_me: XD

r3ad_me: X_X

Dessy Angga: ehehe

Dessy Angga: mau ikutan gak rei?

Dessy Angga: bencong pake jilbab kayanya happening lebaran gene

Dessy Angga: 

r3ad_me: dang!

Dessy Angga: 

BUZZ!!!

Dessy Angga: rei

r3ad_me: yo

Dessy Angga: gimana caranya nyatuin file yang part2 gt

r3ad_me: misalnya ?

Dessy Angga: misal gw donlot film 

Dessy Angga: kan per part tuh

Dessy Angga: tar nyatuinnya gimana?

Dessy Angga: biar jadi satu film utuh

r3ad_me: waduh  .  .  . pake apa ya

r3ad_me: gak pernah cie

r3ad_me: XD

Dessy Angga: kan lo suka donlot game pake part2 juga

Dessy Angga: itu nyatuinnya gimana?

r3ad_me: ooh~ ada programnya disini

r3ad_me: tapi itu kan part. . . disatuin buat diinstall

r3ad_me: kalo film kan memang bisa ditonton pisah2

Dessy Angga: lah emangnya ini?

Dessy Angga: ooo

Dessy Angga: subtitlenya ora isooo kalo pisah2

r3ad_me: hm

r3ad_me: gw tau yang bisa membantu loe

Dessy Angga: apa?

r3ad_me: GOOGLE

r3ad_me: waswas kenapa ?

Dessy Angga: gak penting

Dessy Angga: was2in pacar

Dessy Angga: heheheh

r3ad_me: 

r3ad_me: astaga

r3ad_me: gw apa?!

r3ad_me: koq tenang aja. . .

r3ad_me: -____-;

Dessy Angga: 

r3ad_me: dez, cabut dulu ya.

r3ad_me: gud nite

r3ad_me: GBU

r3ad_me has signed out. (10/3/2008 11:19 PM)

 

Dessy Angga: oke

sapaan maymun..

October 3, 2008

my_cHacing 13305026: Ecay dbali?

Dessy Angga: ngga may

Dessy Angga: di bandun

my_cHacing 13305026: Ga mudik?

my_cHacing 13305026: Hehe,dia k bali y..

Dessy Angga: iya ih

Dessy Angga: hu4eee.

my_cHacing 13305026: Eh kmrn yg bkn video itu km nari?

Dessy Angga: iya

Dessy Angga: si maya diajakin kagak nongol2 ih

my_cHacing 13305026: Nari apa?

Dessy Angga: cendrawasih

my_cHacing 13305026: Aku ga tw klo eventnya bwt video

Dessy Angga: hiyyyaaahhhh

Dessy Angga: maymuuunnnnn

my_cHacing 13305026: Cm tau ada kmpl pnari,kukira bwt dies

Dessy Angga: lhoh?

Dessy Angga: jadi selama ini daku mengobrol dengan kamu itu gak nyambung ttttoooooooooooooooohhhhhhhh

my_cHacing 13305026: 

my_cHacing 13305026: Br tw klo bikin video pas dsms sehari sblm

my_cHacing 13305026: Ya hampura ga dong

Dessy Angga: haaaa..

Dessy Angga: maymun

Dessy Angga: maavkan kami

Dessy Angga: kayanya mau bikin lagi deh

Dessy Angga: kemaren tu cuma dikit kayanya

my_cHacing 13305026: Haha..

my_cHacing 13305026 has signed out. (10/3/2008 11:01 PM)

udah Jumat aja!!

October 3, 2008

Hemmmm..

 

Sudah hari jumat aja.. huee, padahal libur tinggal dikit lagi. Tapi progress akademik masih minus.akhyakh.. ya Tuhan.. akankah aku kan menjadi seorang arsitek? Seorang kapiten aja deh.. punya pedang panjang.. hahaha.

Harusnya hari ni ke Bogor, survey RS Bedah Plastik.. akan tetapi kamera pun aku tak punya.. hueee.. paling baru minggu depan. Bah, semuanya aja tumpuk di minggu depan. Hueeee.. takuuuttt. Takut kalau ga bisa memberikan yang terbaik.. (gimana memberikan yang terbaik?? Sekarang aja masih santae-santae di depan laptop internetan.. :D)

Tadi abis nonton dvd.. judulnya The Secret. yang main David Duchovny sama Lili Taylor.. oke banget, sampai2 gw nangis2 bombay. Tapi emang gw suka gampang nangis kalo nonton film yang agak2 melo gt si. Balik lagi ke filmnya.. filmnya ini bercerita tentang sebuah keluarga. Satu ayah, satu ibu, dan satu anak perempuan.. semua jadi berubah ketika si ibu sama anaknya kena kecelakaan mobil. Trus jiwa si ibu masuk ke anaknya. Padahal badannya ibu ini udah dinyatakan meninggal dan dikubur.. huueeee. Sedih banget waktu si ibu ini menemukan kehidupan si anak yang sebenarnya…  sedih juga waktu si ibu takut kalo jiwa anaknya kembali dy harus pergi.. suaminya juga kasian. Gimana coba? Menghadapi istri lo dalam tubuh anak lo. Nah kan? Susah pastinya.. makanya, tonton aja.. ehehe, ngiklan..

 

Duuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhhh, males ngerjain… pengen bobok siaanggg…

Btw, ada yang punya novelnya Alice Sebold yang The Lovely Bones gak??

pemikiran seorang jomblo.

October 3, 2008

hal2 menyenangkan menjadi jomblo:

  1. bisa ngeceng kemana2,, kapan saja,,
  2. bisa tebar pesona tanpa ada yang cemberut,,,
  3. bisa kemana2 sama siapa aja tanpa repot minta izin,,,
  4. bisa gontaganti teman kencan setiap kali,,
  5. bisa gontaganti bodyguard jugaa,,,
  6. kalo pasaran lagi naik, bisa punya banyak penggemar,,
  7. bisa banget,,, dapet ucapan met valentine dari banyak pihak,,,
  8. bisa ngirit pulsa,,, karena ga ada yang bakal marah kalo smsnya ga dibales2,,
  9. bisa mengembangkan diri di segala bidang tanpa ada yang berpendapat negative,,
  10. bisa punya lebih banyak waktu luang,,,

 

 

hal2 menyenangkan punya pacar: (dengan tambahan komentar,,,)

  1. ada yang selalu siap buat dicurhatin,,,

 *wajib lah,,*

  1. ada yang bakal bayarin makan kalo pergi bareng,,

*tapi jujur aja gw termasuk orang2 yang kurang setuju dengan ide ini,,,*

  1. ada yang bisa diandalkan kalo lagi ga ada kerjaan,,,
  2. kalo ganteng bisa dipamerin dong,,,
  3. ada yang disayang2,,, hehe,, dan tentunya yang menyayang-sayang,,, wakakakakak,,,
  4. ada yang ngasi kado special in special occasion,,,

*bisa dapet dari penggemar*

  1. ada yang diajak ngobrol kalo lagi bete,,,

*ih, kaya lo ga punya temen ajah,,*

  1. ada yang bakal ngejagain,,,

*gw punya abang tuh,,, dikaryakan aja,,*

  1. ada yang bakal repot2 memikirkan keadaan kita,, udah makan apa belum,,, udah bobo blum,, udah mandi belum,,,

*setiap nelpon nyokap gw juga selalu menanyakan hal yang sama*

  1. ada yang nemenin kalo lagi sendiri,,,

*kayanya ini yang paling enak deh,,,*

 

tentunya semua ‘kegunaan’ pacar di atas ga bakal ngefek kalo pacarnya adalah tipe orang yang super sibuk,,, sehingga GA BAKAL punya waktu kaya lo,,, apa lagi yang LDRan,,, long distance relationship,,, selamat menikmati aja deh,,,

 

tapi kan punya pacar ga hanya sebatas gitu doang,, kayanya lebih ke ‘gue sayang sama lo, dan gw pengen membagi perasaan ini’ whaaa,,,,,